Google Search

Senin, 01 Februari 2010

TIPS MEMBUAT BANNER BALIHO

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan bagi seorang desain grafis bila ingin mendesain sebuah banner maupun baliho, karena sizenya yang besar sehingga sangat mungkin mengurangi memory ram dan daya kerja di komputer, komputer kita bisa menjadi sangat lambat aksesnya dan akhirnya memakan waktu yang lama bahkan terkadang komputer bisa hang.

Tips berikut mudah-mudahan bisa bermanfaat khususnya para desain grafis maupun pengunjung blog ini. Tips ini juga hasil dari pengalaman liku-liku saya selama mengerjakan pembuatan banner, baliho dan sejenisnya.

  • membuat banner dan baliho bisa memakai adobephotoshop, coreldraw, illustrator dan freehand
  • karena proses akhir cetakan menggunakan mesin digital printing upayakan file terkonvert atau di-export ke file JPG dengan proses warna CMYK bukan RGB.
  • jangan pernah dilupakan bahwa dalam mengerjakan-nya harus menggunakan warna CMYK sekali lagi CMYK karena hukumnya Wajib dan di haramkan dalam dunia desain. Kenapa ? kenapa tidak boleh RGB, apa artinya RGB dan CMYK. silahkan baca penjelasannya tentang RGB dan CMYK.
  • jika ukuran banner sangat besar misal : 2m x 3m, 3m c 4m, 3m x 5m, 10m x 2m, 25m x 3m dan ukuran big size lainnya pakai alternatif resolusi 96 atau 100 dpi.
  • jangan membuat ukuran banner khususnya yang besar dan panjang dengan ukuran asli, pakai ukuran image sizenya dengan setengahnya misal ukuran 3×5 meter di perkecil 1.5 x 2.5m dg resolusi 100dpi (di potoshop).
  • ukuran big size sebaiknya menggunakan perbandingan dari aslinya misal 50% dari ukuran sebenarnya. gunakan imagesize di photoshop dan atur sesuai kebutuhan.
  • usahakan memoy sizenya di sheetnya tidak melebihi 500mb ( maksudnya memory yg dibutuhkan saat mengerjakan desain tersebut, biasanya bisa dilihat di toolbar nav bawah misal Doc: 100M : 50M
  • agar gambar tidak pecah ambil gambar ukuran sizenya diatas 150kb atau minimal bila di lihat gambar tidak pecah
  • jangan memaksakan gambar yang tidak maksimal karena sangat mempengaruhi hasil dan kualitas, sebagus apapun desain akan mengurangi mutu jika gambar pecah
  • resolusi gambar 72dpi bukan berarti gambar jelek dan pecah, coba di cek di photoshop lihat sizenya misal jika size 500pixel resulosi 72 artinya gambar cukup bagus
  • deteksi gambar pecah atau tidak harus dilihat resulosi dan pixelnya seimbang
  • di coreldraw setelah selesai lebih baik file diexport ke JPG dg resolusi 300 dpi dan original size serta image with CMYK. Semakin besar ukurannya maka resolusi harus dikurangi termasuk prosentasi size nya.

Point point diatas sebenarnya masih banyak lagi karena sebenarnya dasar-dasar pengerjaannya yang harus diketahui adalah seputar resolusi dan size serta pixel.. dalam artian diluar tehnis sejauh mana skill desainer tersebut mengerjakannnya.

siapa saja boleh mengcopy paste, memotong sebagian mempublikasikan ulang artikel tips postingan ini, dengan syarat tanpa syarat ….hehe.. boleh tidak mencantumkan link saya atau mencantumkan alamat link saya silahkan… mari berbagi, mari berkarya :D

(*Sumber; http://adiguna.com/2009/02/tips-membuat-banner-baliho.html )

Sabtu, 30 Januari 2010

Tips membuat undangan

Kalo mau bikin undangan harus memperhatikan bebepa hal supaya ga mengecewakan gitu loh...ini tips buat yang mungkin bisa kamu pertimbangkan kalo mau bikin undangan

- Sesuaikan dengan budget / dompet / kemampuan
Pertama yang mesti dilihat kalo mau bikin undangan ya udah pasti isi dompetnya dulu. kalo isi dompetnya dikit ya susah dong mau bikin undangan yang rada bagus gitu. jadi berapa budget buat bikin undangan, kalo udah ya kamu bikin undangannya harus sesuai ama anggaran itu, jangan maksain di lebih-lebihin...

- Petimbangkan penggunaan warna
Urusan warna juga ga kalah penting, kalo kamu punya duit cukup buat bikin undangan yang bagus, mendingan desain undangan terutama warnanya jangan naggung, buat yang sebagus mungkin. iya ga? ya secara harga udah mahal masa warnanya ga bagus kan sayang. wasting money...ya tapi itu sih gimana selera aja. yang jelas kebanyakan orang liat undangan dari warnanya.

- Kualitas undangan
Yang satu ini kayanya ga terlalu pengaruh kecuali buat orang2 yang takut reputasinya berkurang karena undangan. tapi kalo mau undangannya bagus ada beberapa hal yang bisa dilakukan salah satunya di laminating glossy atau dove. kalo udah dilaminating ini undangan jadi ga bisa sobek, trus kalo mau bagus lagi di buat lubang di undangannya misalnya kaya bentuk love/hati atau apa aja asal ada hubungannya aja. tapi untuk yang satu ini emang ga murah sih...

Segitu aja dulu tips2nya , ok.

Jumat, 15 Januari 2010

cara sablon baju dengan digital

1. Penyetingan gambar
Siapkan gambar yang akan di sablon sebelum dicetak sablon, kemudian edit berdasarkan warna masing-masing, dalam hal ini biasanya menggunakan program coreldraw dan photoshop.

2. Tahap pra-afdruk (sebelum pefilm-an)
Tahap ini meliputi pembersihan dan persiapan screen. Dalam pembersihan dan persiapan screen alat-alat sablon digital yang dibutuhkan meliputi:
-sabun colek
-air
-kain spon
Pertama-tama screen sablon kita cuci menggunakan air dan sabun kemudian kita usap dengan menggunakan kain spon. setelah kita cuci, screen harus kita keringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering. Agar kaos baju nanti yang disablon maksimal.

3.Tahap afdruk (pefilm-an)

Tahap ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen/pefilm-an, dan pencucian obat pada screen. Di dalam tahap pemberian obat kita membutuhkan alat-alat antara lain berupa:
-screen
-obat afduk
-kipas angin/blower
-alat perata screen

Siapkan obat afdruk dengan cara campur cairan merah dan putih (dosis sesuai anjuran di kotak box-nya). Setelah obat tersebut tercampur dengan rata tuangkans edikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen tersebut kita keringkan dengan menggunakan kipas angin atau blower. di dalam pengeringan ini screen tidak boleh terkena sinar matahari (ruang tertutup). setelah itu pembakaran screen atau pefilm-an.
Yang dibutuhkan:
-kaca
-gambar yg telah diedit
-screen
-kain dengan warna hitam
-busa screen
-papan

Pertama kita ambil papan terlebih dahulu, taruh busa di atas papan kemudian taruh kain warna hitam di atas busa tersebut. Kemudian, screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen diatas kain berwarna hitam setelah itu kita ambil gambar yang telah diedit dan tempel diatas screen, sebelum gambar tersebut kita tempel di screen terlebih dahulu kita olesi dengan minyak garong, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar. setelah itu taruh kaca diatas screen. Urutan dari bawah ke atas adalah:
1.papan
2.busa screen
3.kain berwarna hitam
4.screen
5.gambar
6.kaca
nEXT, sinari screen dengan sinar matahari sekitar 3 sampai 5 detik. karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pefilm-an screen tidak akan gagal. Setelah disinari, maka screen tersebut harus kita cuci untuk membersihkan berkas-berkas obat. Dibutuhkan alat penyemprot untuk membersihkan obat yang tersisa di sela-sela gambar yang terdapat pada screen.

4.Tahap penyablonan / Teknik Sablon
Pada tahap ini, alat-alat yang kita butuhkan antara lain:
-screen(yang telah difilm)
-minyak cat
-cat
-meja berkaca
-pengunci screen
-rakel(alat pengesut)
-kertas atau kain
Ambil screen dan kunci screen pada meja berkaca lalu persiapan untuk cat-nya campur minyak cat dengan cat. setelah itu taruh kertas atau kain yang akan disablon, maupun kaos baju yang akan di sablon kaos digital diatas meja berkaca, tuang cat pada screen secukupnya kemudian kesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan, apakah kita ingin sablon baju, seperti sablon baju digital maupun lainnya. Kalau digital alatnya kompleks.

5.Penghapusan film
Dibutuhkan obat pencuci film. Pertama basahi screen dengan air lalu tuang obat pencuci screen pada screen gosok dengan menggunakan kain spon bilas dan keringkan dengan dijemur di sinar matahari. Demikianlah tips untuk melakukan sablon secara manual lain halnya dengan sablon digital, untuk sablon digital, anda lebih di tuntut mempunyai alat sablon digital yang cukup mahal bagi anda yang ingin belajar digital prinitng.lebih baik anda mengikuti kursus digital printing sehingga anda untuk sementara tidak perlu membeli alat -alat sablon, karena di tempat kursus tersebut telah disediakan.

www.otodidak.info